Tutorial

Sejarah Perkembangan WordPress

A. Sejarah WordPress

Sejarah WordPress bermula saat Matt berusia 18 tahun (tahun 2002). Ketika itu, Matt baru mulai menggunakan fasilitas blog yakni blog b2cafelog. Ia menggunakan blog b2 (bbpress.org) untuk mempublikasi foto-fotonya selama perjalanan ke Washington D.C.

Namun, beberapa bulan kemudian, blog bbpress tempat Matt mempublikasi fotonya berhenti dalam mengembangkan softwarenya. Karena kondisi seperti itu, muncullah pemikiran kreatif dari Matt. Pada Januari 2003, Matt Mullenweg mengumumkan melalui blognya bahwa dia akan mengembangkan blog b2 sehingga sesuai dengan standar web saat itu.

Dengan inisiatif sendiri, Matt bersama Mike Little mulai memgembangkan coding WordPress berbasis b2. Kemudian, Mike dan Matt bersama Michel Valdrighi (mantan pengembang b2), mulai aktif mengembangkan WordPress hingga lahirlah WordPress yang kita kenal saat ini.

Pada 27 Mei 2003, WordPress versi 0.70 dirilis. Versi 0.7 ini masih mengandung struktur file yang sama dengan pendahulunya, b2cafelog. Pada tahun 2004, nasib buruk menimpa Matt dalam bidang pendidikan formal. Ia di drop out alias DO dan pindah dari Houston ke San Fransisco (California) untuk bekerja pada CNET selama setahun. Pekerjaannya di CNET selama setahun merupakan masa-masa terakhir Matt bekerja di perusahaan. Karena pada usia 21 tahun, Matt telah ‘pensiun muda’ dari perusahaan CNET dan ia menghabiskan waktunya berkarya untuk WordPress. Tidak lama dari masa pensiunnya, ia pun berhasil meluncurkan aplikasi Akismet yang berfungsi memblokir komentar dan trackback yang teridentifikasi sebagai spam.

Di tahun yang sama, Matthew memutuskan WordPress terbuka bagi kalangan umum di seluruh dunia pada November 2005. Di tahun yang sama, Matt meluncurkan Automatic yang menjadi perusahaan bisnis yang mendukung WordPress dan Akismet. Jiwa entrepreneur dan kematangan Matt dalam mengembangkan WordPress dan Akismet telah menghantarkan usahanya masuk ke bisnis profesional.

Kesuksesan Matthew Mullenweg, daya pikir inovatif serta pantang menyerah pada diri seorang Matthew telah membawa dirinya sebagai jutawan muda. Di usia 25 tahun, Matthew Mullenweg telah berhasil menjadi miliarder muda dengan kekayaan tidak kurang USD 40 juta (Rp 400 miliar). Ia pun dinobatkan sebagai 16 dari “50 Orang Terpenting di Dunia Internet” oleh PC World pada tahun 2007. Dari daftar 50 orang tersebut, hanya Matt yang merupakan orang termuda (23 tahun).

Dengan fasilitas yang unik, cepat dan menarik, WordPress berhasil memikat jutaan pengguna. Dengan tambahan ribuan blogger serta ratusan ribu posting terbaru tiap harinya, WordPress.com berhasil masuk ke dalam 30 situs teraktif di dunia.

Matt hadir pada Wordcamp Indonesia 2009 pada 17-18 April 2009, dan tujuannya adalah memperkenal WordPress sekaligus mengedukasi kebebasan berekspresi di dunia maya yang benar. Dia beralasan datang ke Indonesia karena WordPress memiliki daya tarik yang sangat besar dan banyak belajar di Indonesia.

Dengan kata lain, melalui blog dan komunitas yang beragam warna, kepentingan, pandangan dan perbedaan, ada hal yang fundamental yakni kebebasan yang memberi manfaat bagi orang. Melalui semangat kebebasan ini, WordPress diharapkan bisa memberi inspirasi dan setiap orang dapat mengungkapkan apa saja yang ada dalam pikirannya.

B. Perkembangan WordPress

27 Mei 2003, WordPress pertama kali di rilis ( versi 0.7 )

19 desember 2003, WordPress wiki di publish. Kita mengenalnya sekarang dengan Codex.WordPress

3 Januari 2004, WordPress versi 1.0 di rilis. Upgrade besar besaran dari versi sebelumnya. Edit link, interface admin baru, multiple category, dan fitur – fitur yang sangat usefull hingga versi terkini WordPress.

22 Mei 2004, versi 1.2 dirilis. perubahan besar–besaran. Post review, Arsitektur plugin baru, sistem moderasi komentar yang lebih oke.

Pertengahan februari 2005, versi 1.5 dirilis. kemampuan memanage static page (atau kita kenal dengan page pada WordPress ) telah merubah WordPress dari simple blog management menjadi full content management system. Theme system yang memudahkan user merubah tampilan, dan juga default template baru dengan codename Kubrick yang didesain oleh Michael Heilemann

Tahun 2005 merupakan tahun yang sangat berarti untuk WordPress. versi 1.5 di download lebih dari 900,000 kali, dan dimulainya service wordpress di WordPress.com

Desember 2005, versi 2.0 dirilis. fitur baru pada rich editing, sistem administrasi yang lebih baik, upload image, pengembangan import system, posting yang lebih cepat, pengembangan yang lebih baik untuk developer plugin.

Tahun 2006, blogware WordPress di download sebanyak 1,545,703 kali, dan 371 plugin unik yang di download sebanyak 191,567 kali. Pada tahun ini juga pertama kali diadakannya WordCamp pertama kali di san fransisco

22 Januari 2007, versi 2.1 dirilis. desain ulang interface dan pengembangan tools editing, pengembangan opsi manajemen konten, dan optimasi database

16 Mei 2007, versi 2.2 dirilis. fitur support widget untuk template, support Atom feed, optimasi kecepata, revisi sistem taksonomi untuk category seperti tags

24 September 2007, versi 2.3 dirilis. support native tagging, sistem taksonomi baru untuk category, notifikasi yang mudah untuk update, dan support penuh terhadap Atom 1.0

Pada tahun 2007, engine wordpress di download sebanyak 3,816,965 kali. dan terdapat 1,384 plugins yang di download sebanyak 2,845,884 kali . Meningkat 15 kali. Pada tahun 2007 ini juga wordpress mengadopsi sistem release reguler terjadwal. Rilis fitur major dijadwalkan sekitar setiap 3 – 4 bulan, atau 3 kali dalam setahun.

29 maret 2008, versi 2.5 dirilis. Para developer men-skip versi 2.4 sehingga versi 2.5 mengandung 2 major release. Versi 2.5 membawa interface admin bar.

15 july 2008, versi 2.6 dirilis dengan sejumlah peningkatan krusial. dari word count, theme preview dan revisi post ala wiki.

11 Desember 2008, versi 2.7 dirilis. Penambahan fitur upgrade dan instalasi plug in dalam dashboard.

10 Juni 2009, versi 2.8 dirilis dengan menawarkan perbaikan kecepatan, dan instalasi otomatis tema dari dashboard. Hal ini juga memperkenalkan editor CodePress untuk sintaks dan tampilan widget didesain ulang.

19 Desember 2009, versi 2.9 dirilis dengan menambahkan fitur undo dan image editor.

17 Juni 2010, akhirnya versi 3.0 yang sudah ditunggu–tunggu kehadirannya akhirnya dirilis. Kubrick sebagai tema default akhirnya digantikan oleh “twenty ten”. Penggabungan WordPress dan WordPress MU sehingga menciptakan fungsi multi-situs baru.

Agustus 2010, versi 3.0 telah didownload sebanyak 12,5 milliar kali.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s